Sosok tersebut adalah Rosidin, warga Desa Cikuya yang tanpa ragu ikut turun tangan meratakan material aspal bersama personel Satgas dari Kodim 0713/Brebes, Minggu (8/3/2026).
Dengan peralatan sederhana di tangannya, Rosidin bahu-membahu bersama warga dan anggota TNI demi mewujudkan jalan desa yang lebih baik. Meski usianya tak lagi muda, semangatnya untuk berkontribusi bagi kemajuan desa tetap menyala.

“Saya senang bisa ikut membantu bapak-bapak tentara. Walaupun sudah tua, saya ingin melihat jalan desa ini bagus sebelum saya tutup usia. Ini untuk kemajuan warga Cikuya semua,” ujar Rosidin dengan wajah penuh semangat.
Menurutnya, rasa lelah tidak terasa ketika melihat para prajurit TNI dengan penuh ketulusan bekerja membangun desanya. Hal itu membuat dirinya terpanggil untuk ikut membantu semampunya.
Aksi inspiratif Rosidin pun mendapat perhatian dari Komandan Kodim 0713/Brebes sekaligus Dansatgas TMMD, Ambariyantomo. Ia mengaku kagum dengan semangat warga senior yang tetap aktif mendukung kegiatan pembangunan desa.

“Kehadiran Pak Rosidin di lokasi kerja menjadi motivasi besar bagi prajurit Satgas TMMD. Jika yang berusia 70 tahun saja masih bersemangat, maka yang muda seharusnya bisa lebih luar biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat benar-benar terlihat nyata di Desa Cikuya. Program TNI Manunggal Membangun Desa ini juga merupakan bagian dari implementasi program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, yang menekankan kehadiran TNI sebagai solusi di tengah masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan antara TNI dan warga, proyek pengaspalan jalan yang menjadi sasaran fisik utama TMMD di Desa Cikuya diharapkan dapat selesai tepat waktu dan membawa dampak positif bagi perekonomian serta mobilitas masyarakat setempat.
Pewarta: Ridono

0 Komentar