Breaking News

AI READY

Lansia Ditemukan Meninggal Tersangkut di Sungai Bojong Warga Sempat Geger



PEKALONGAN, WINews – Warga Dukuh Betikan, Desa Sembungjambu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria lanjut usia yang hanyut dan tersangkut di aliran sungai setempat, Jumat (13/3/2026) pagi.

Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WIB oleh seorang warga yang sedang berada di tepi sungai. Tubuh korban terlihat sudah tidak bergerak dan tersangkut di ranting-ranting pohon di aliran sungai.

Saksi mata, Niki (28), warga Desa Kalijambe, Kecamatan Sragi, mengatakan dirinya melihat tubuh korban dalam kondisi terapung dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Ia kemudian segera menghubungi perangkat desa untuk melaporkan kejadian tersebut.

Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada pihak Polsek Bojong Polres Pekalongan. Mendapat laporan dari warga, petugas dari Polsek Bojong bersama Unit INAFIS Satreskrim Polres Pekalongan, anggota Sat Samapta, serta tim SAR Kabupaten Pekalongan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi korban.


Proses evakuasi dipimpin oleh Pamapta I Polres Pekalongan, Ipda Binsar Gultom, S.Tr.I.K. Setelah berhasil dievakuasi dari aliran sungai, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Kraton Pekalongan guna dilakukan pemeriksaan medis dan identifikasi lebih lanjut.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Achyar (73), seorang buruh yang berdomisili di Desa Jetak Lengkong, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito, S.H., menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal dari tim medis dan Unit INAFIS tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan oleh pihak rumah sakit bersama Unit INAFIS Satreskrim Polres Pekalongan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan,” jelas Warsito.


Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana pendek. Pada bagian kepala maupun tubuh lainnya juga tidak ditemukan luka yang mengarah pada tindak kekerasan.

Pihak keluarga korban diketahui telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukannya autopsi terhadap jenazah.

“Pihak keluarga menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban dan tidak menghendaki dilakukan otopsi,” tambahnya.

Setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan di RSUD Kraton Pekalongan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemulasaran di rumah duka sebelum dimakamkan.

Polisi memastikan dari hasil olah TKP serta pemeriksaan yang dilakukan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Pewarta: Taufik Hidayat

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close