
BANJARNEGARA, WINews – Kegiatan Tarawih dan Silaturahmi (Tarhim) yang digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Punggelan berlangsung khidmat di Ranting NU Desa Sidarata, tepatnya di Dusun Sipandan.
Acara ini dihadiri jajaran pengurus MWC, Ranting NU se-Kecamatan Punggelan, serta badan otonom (Banom) NU se-Kecamatan Punggelan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Punggelan, Kyai Misbahul Munir, para pengurus ranting, Banom NU, serta Kepala Desa Sidarata, Sangkun.
Kehadiran para tokoh dan kader NU ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat akar rumput.
Perwakilan Ranting Nahdlatul Ulama Sidarata, Kyai Safangudin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercaya.
Kenanga-kenang yang diberikan kepada Ranting NU Sidarata sebagai tuan rumah Tarhim.
Ia berharap kegiatan ini semakin menambah semangat warga Nahdliyin dalam menghidupkan syiar Islam Ahlussunnah wal Jamaah di lingkungan masing-masing.
Kepala Desa Sidarata, Sangkun, yang turut hadir dan memberikan sambutan, mengapresiasi peran aktif NU dalam menjaga kerukunan, membangun moral masyarakat, serta bersinergi dengan pemerintah desa.
Ia menegaskan bahwa pemerintah desa selalu terbuka untuk bekerja sama dengan NU dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Sementara itu, Ketua MWC NU Punggelan, Kyai Misbahul Munir, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas antar pengurus serta Banom.
Menurutnya, Tarhim bukan sekadar agenda rutin Ramadhan, melainkan sarana memperkuat koordinasi, mempererat silaturahmi, dan menyamakan langkah perjuangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kyai Misbahul Munir juga menyerahkan kenang-kenangan kepada Ranting NU Desa Sidarata sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar semakin aktif dalam menjalankan program-program ke-NU-an.
Acara semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh Kyai Mudasir Umar. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal ibadah, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
Kegiatan Tarhim ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar pengurus serta warga, menandai komitmen bersama untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan pengabdian kepada umat.
Pewarta : Nur




0 Komentar