Breaking News

Audio Reader
Speed:

Hingga Hari Tasyrik Kedua, Islamic Relief Sulteng Distribusikan 19 Ekor Sapi Kurban


Palu, WINews - Dalam momentum Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII) Wilayah Sulawesi Tengah melalui program Qurban Pelosok Negeri berhasil menyalurkan 19 ekor sapi kurban di Sulawesi Tengah hingga Hari Tasyrik kedua, Jum'at 29 Mei 2026.

Distribusi kurban difokuskan bagi masyarakat pedalaman dan kelompok rentan di Kota Palu serta Kabupaten Sigi. Penyaluran dilakukan di sejumlah wilayah, yakni Dusun Uventumbu, Kelurahan Kawatuna, Kota Palu sebanyak 3 ekor sapi, Desa Ngatabaru sebanyak 8 ekor sapi, serta 1 ekor sapi yang didistribusikan khusus kepada keluarga anak yatim dampingan YRII.

Selain itu, sebanyak 7 ekor sapi juga disalurkan bagi mustahik di kawasan Kota Palu melalui kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Tengah.

Secara keseluruhan, program tersebut telah menjangkau sekitar 740 kepala keluarga penerima manfaat, yang terdiri atas keluarga miskin, dhuafa, dan anak yatim di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Dalam kolaborasi tersebut, BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah turut berkontribusi menyalurkan 5 ekor sapi kurban kepada sekitar 250 mustahik di wilayah Kota Palu. Setiap keluarga penerima memperoleh rata-rata 2 kilogram daging kurban.

Sementara itu, distribusi daging kurban dari pekurban luar negeri memberikan porsi lebih besar, yakni berkisar antara 3 hingga 3,5 kilogram untuk setiap keluarga penerima.

Adapun 14 ekor sapi lainnya dari Islamic Relief didistribusikan kepada 280 keluarga di Desa Ngatabaru, 105 keluarga di Dusun Uventumbu, serta 35 keluarga yatim yang tersebar di wilayah Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Program distribusi kurban tahun ini difokuskan pada daerah-daerah yang selama ini relatif jarang mendapatkan akses daging kurban, khususnya bagi masyarakat miskin, dhuafa, dan keluarga yatim di Sulawesi Tengah.

Selain di Sulawesi Tengah, Yayasan Relief Islami Indonesia juga melaksanakan distribusi kurban di Provinsi Aceh sebanyak 28 ekor sapi dan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebanyak 232 ekor sapi. Secara nasional, total distribusi kurban mencapai 274 ekor sapi, yang terdiri atas 138 ekor dari pekurban luar negeri dan 136 ekor dari pekurban dalam negeri.

CEO Islamic Relief Indonesia, Nanang Subana Dirja, mengatakan program Double Kurban–Double Berkah merupakan bentuk sinergi antara pekurban dalam negeri dan luar negeri untuk memperluas manfaat sosial ibadah kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Sapi dari mudhahi luar negeri diprioritaskan khusus bagi fakir miskin dengan ketentuan satu ekor sapi untuk 35 keluarga penerima manfaat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pada Hari Tasyrik ketiga, Islamic Relief Indonesia kembali menerima tambahan 54 ekor sapi kurban dari pekurban luar negeri. Hewan kurban tersebut direncanakan akan didistribusikan ke Sulawesi Tengah sebanyak 10 ekor, Provinsi Aceh 5 ekor, dan 39 ekor lainnya ke Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah, Hattamuddin Thamrin, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama Islamic Relief Indonesia.

Menurutnya, kerja sama distribusi kurban tersebut memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat, khususnya para mustahik di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

“Kolaborasi seperti ini sangat membantu memperluas jangkauan penerima manfaat daging kurban. Ke depan, kami berharap sinergi melalui mekanisme Double Qurban ini dapat terus dilanjutkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan mendorong para pekurban pada masa mendatang untuk berkolaborasi bersama Yayasan Relief Islami Indonesia guna memperluas manfaat ibadah kurban bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pewarta: Junaidi

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close